WLCOME TO OUR SCHOOL

SELAMAT DATANG DI SMK RANTI MULA KOTA BOGOR

slide

Showing posts with label KELAS X. Show all posts
Showing posts with label KELAS X. Show all posts

Friday, May 15, 2020

Sanlat Virtual SMK Ranti Mula



Pada Ramadhan 1441 H / 2020 SMK Ranti Mula Bogor melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Secara Online / Virtual.
Materi ceramah disampaikan melalui media sosial Instagram dan Youtube SMK Ranti Mula Bogor.

Berikut rangkuman materi Sanlat Virtual SMK Ranti Mula Bogor.


1. Pembukaan Pesantren Kilat Virtual Oleh Bapak Kepala Sekolah 


2. Materi Shaum momentum  membentuk karakter bertaqwa, disampaikan oleh Bapak Ratri Kurnia Hadi, S.S.i


3. Bapak Falah Suganda Saputra, S.Kom menyampaikan materi dengan tema : Shaum momentum peduli sesama.


Sanlat Vurtual SMK Ranti Mula : Keistimewaan Ramadhan dan Fiqih Shaum

4. Keistimewaan Ramadhan dan Fiqih Shaum oleh Bapak Ratri Kurnia Hadi, S.Si



Selamat Menyaksikan, Semoga ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua.


Follow Instagram : SMK Ranti Mula Bogor
Subscribe Youtube Channel :SMK Ranti Mula Bogor



Friday, July 21, 2017

MPLS SMK RANTI MULA BOGOR

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMK Ranti Mula Bogor berjalan dengan baik.
Yang diikuti oleh ratusan calon peserta didik baru dari berbagai SMP/MTs atau sederajat yang telah mendaftarkan dirinya di SMK Ranti Mula bogor.




Para peserta  MPLS Mengikuti kegiatan dengan khidmat yang bertempat di Aula SMK Ranti Mula dengan para pengisi materi oleh para guru SMK Ranti  Mula dan dari pihak  eksternal seperti dari Kepolisian Sektor Bogor Tengah dan di di dampingi oleh pengurus OSIS SMK Ranti Mula.


dan tak lupa, setiap ekstrakurikuler menampilkan display di hadapan calon peserta didik baru tahun ajaran 2017/2018

Friday, October 21, 2016

LDK SMK RANTI MULA 2016 2017

Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini biasanya yang diberikan olehPengurus OSIS lama kepada calon PengurusOSIS baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk LDK tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus OSIS baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan OSIS dari sekolah yang bersangkutan.

LDK biasanya diberikan dalam 2 bagian yaitu LDK Fisik dan LDK Mental. Pemberian materi dari kedua jenis LDK ini biasanya diberikan di waktu dan tempat yang berbeda. Untuk LDK Mental, yang menjadi pemberi materi bukanlah lagi para Pengurus OSIS lama melainkan Dewan Guru, Pembina OSIS,Kepala Sekolah serta Guru Psikologi danKonseling dari sekolah yang bersangkutan, atau bisa juga dengan cara menyewa dari suatu Lembaga Psikologi Independen. LDK Fisik biasanya diberikan di sekolah dalam waktu 3-5 Hari penuh, sedangkan LDK Mental biasanya diberikan di luar kota dalam waktu 2-4 hari.
(wikipedia)

SMK Ranti Mula Bogor Melaksanakan LDK Selama dua hari di Villa Blessing 77 Ciapus Bogor

Kegiatan ini wajib bagi seluruh siswa kelas X yang juga diwajibkan memilih salah satu Eksatrakurikuler yang ada.

Thursday, August 4, 2016

Bagian-Bagian Mesin TIK (Materi Belajar)



Secara umum dapat di ketahui bahwa mesin tik itu dapat di bagi menjadi 3 bagian yaitu :
  1. Gandaran
  2. Kerangka Mesin Tik
  3. Papan Tuts
Bagian mesin tik penting kita ketahui terlenih dahulu sebelum memulai mengetik. Apabila penutup mesin tik kita buka maka terlihat mesin tik itu tersendiri ada bagian-bagian dan alat-alat yang mempunyai fungsi tersendiri.
a.   Gandaran
ialah bagian mesin tik yang berjaten di atas rel mesin, dapat di gerakkan atau di sorong kekanan dan kekiri, gandaran ini terdiri dari bagian-bagian antara lain :
1).      Rol (Siangan,Cylinder,Roller)
Gunanya untuk menggulung kertas dan berfungsi sebagai bantalan     tuts yang di hentak dengan kondisi fleksibel bantalan rol tersebut dan sejenis karet sentesis yang tahan lama.
2).      Penuntun kertas (paper Guide)
Gunanyya sebagai pedoman sisi/pinggir kiri atas pada kertas, terbuat dari logam putih atau plastic mengkilat dan dapat di geser- geser tempatnya.
3).      Skala Penuntun Kertas ( Paper Guide Scale)
Gunannya untuk menekan dan mengetahui lebar kertas yang di pakai.
4).      Penjepit Kertas (Paper Holder/Bail)
Gunannya untuk menekan kertas agar rapat pada rol
5).      Tombol Penggulung ( Platen Knobs)
Alat ini terletak pada ujung kiri dan kanan dari rol. Bentuknya bulat dan pinggirnya bergerigi. Gunanyya untuk memutar rol ke muka atau ke belakang.

6).      Pembebas Gandaran
Terletak di sebelah kanan dan kiri gandaran. Dengan menekan alat ini maka gandaran akan bebas dan mudah untuk di gerakkan ke kanan dan kekiri.
7).      Papan kertas
Letaknya di sepanjang gandaran , gunanya untuk :
a). untuk mengetahui lebar kertas
b). sebagai tempat meletakkan kertas pada waktu di pasang ke dalam mesin tik
8).      Pemegang kertas
Alat ini di peruntukkan buat memegang kertas dengan tepat pada rol.
9).      Kait
Terbuat dari logam mempunyai tangkai, terletak di sebelah kiri gandaran gunanya untuk :
a). membentuk garis baru atau paragraph
b). menolak gandaran kekanan secara otomatis menarik kertas ke atas.
10).  Mistar kertas
Terletak di atas rol sepanjang gandaran dan mempunyai skala. Gunannya untuk mengukur dan mengetahui lebar kertas yang di pakai dan menempatkan titik tengah pengetikan.
11).  Pengatur jarak bans
Gunannya untuk mengatur jarak baris tertentu yang kita kehendaki. Pengatur jarak pada mesin tik untuk portable dan semi standar terdapat jarak 1, 1% dan 2, sedangkan pada mesin tik bentuk standard terdapat jarak 1, 11/2, 2½, dan 3.
12).  Pembebas rol
Terletak di sebelah kiri gandaran , yang bentuknya hamper sama dengan pembebas kertas. Gunannya untuk membebaskan rol dan gerigi jarak baris, sehingga rol dapat di putar dengan bebas. Pembebas rol ini di gunakan terutama untuk mengetik pada keretas bergaris.
13).  Pembebas jarak baris
Terletak di ujung tombol penggulung sebelah kiri. Dalam pemakaiannya alat ini  ada yang di tarik keluar dan ada pula ke dalam. Alat ini sifatnya hanya membebaskan sementara.
14).  Penekan segi
Alat ini terletak di belakang kertas , banyaknya dua buah. Gunannya untuk member batas kiri dan kanan kertas yang akan di ketik. Sedangkan cara penggunaanya :
a). dengan jalan menarik alat margin, sehingga secara otomatis pasak garis  pinggir terkunci pada ukuran yang di tentukan.
b). dengan jalan menekan dan menggesr penekan segi tersebut pada ukuran yang di tentukan.
15).  Papan penghapus
Gunannya sebagai landasab untuk menghapus kesalahan tanpa perlu melepaskan kertas dari papan tulis.
16).  Penunjuk panjang kertas
Gunannya untuk menunjukkan batas akhir ketikan dari panjang kertas , supaya jangan terlanjur penegak kertas tersebut dari mica dan mempunyai skala.
17).  Papan spasi (Space bar). Supaya diantara  tiap-tiap perkataan yang    diketik ada
renggangnya, maka dalam tiap-tiap perkataan harus digunakan satu spasi, yaitu dengan menekan papan spasi satu kali. Jadi nantinya perkataan-perkataan yang diketik tidak berdempatan satu sama lainnya.
18).  Pembebas batas ketik (marginal release), walaupun kereta sudak tidak dapat bergerak lagi bila diketik, artinya sudah sampai ke batas ketikan, tetapi kalau alat ini ditekan, kita masih dapat mengetik dua ketikan lagi. Jadi alat ini dipergunakan bila kereta sudah sampai ke batas ketik, sedang  bahan yang kita ketik masih  kurang satu atau dua hurup lagi.
b. Kerangka Mesin Tik
Kerangka meliputi keseluruhan bagian di bawah ini gandaran sampai ke bagian depan dari papan tuts. Bagian ini umumnya mempunyai tutup yang bla di buka akan terlihat di dalamnya 2 buah gulungan pita mesin tulis. Tutup ini terbuat dari plat besi atau bahan plastic. Pada bagian ini terdapat alat-alat yang perlu di ketahui :
1). Penuntun titik pengetikkan
Gunannya alat penuntun ini ialah menunjukkan bahwa setiap ketikan yang di lakukan akan jatuh pada titik ketikan yang berbentuk V terbalik.
2). Pemegang label dan kartu
Gunannya untuk menekan/ memegang label, kartu ataupun amplop dengan baik dan merapat pada rol. Letaknya pemegang ini di samping kiri dan kanan penuntun titik pengetikkan.
3). Pemegang pita mesin
Terletak di bagian tengah dari penuntun titik pengetikkan. Gunannya untuk   menyangkutkan/ memegang pita mesin tik.
4). Pengatur mesin
Terletak pada kerangka mesin tik bertanda warna kecil, hitam, putih, dan merah. Penempatan alat pemutar tersebut tepat pada :
a). hitam berarti yang kena pukulan pita belahan atas.
b). merah berarti yang kena pukulan pita belahan bawah
c). putih berarti pita tidak terkena pukulan
c.  Papan tuts
Tuts ini terletak pada papan tuts. Jumlah tuts ini banyak dan tersusun dalam 4 baris vertikal terdiri dari 26 huruf, tuts angka terdiri.  dari 1 s.d 9 dan angka 0 serta tuts tanda baca dan tanda-tanda lain.
1) Tuts Pengundur (Back Space Key)
Gunanya untuk mengundurkan gandaran spasi kekanan. Tuts ini terletak di sebelah kiri juga di kanan atas. Jika tuts pengundur ini kita tekan, maka gandaran akan mundur satu spasi.
2)Tuts Pembebas (Margin Release)
Letak tuts ini di sebelah kiri dengan bertanda titik empat ada juga yang memakai tanda panah berlawanan arah. Tuts ini terletak di kiri dan kanan atas. Bebasnya penekan segi ini hanya bersifat sementara.
3) Tuts Pengubah (Shift Key)
Gunanya untuk mengetik huruf besar dan juga untuk mengetik tanda baca lainnya, tuts ini ditekan dengan jari kelingking. Tuts pengubah ini terletak pada kanan dan kiri tuts bans pertama atau paling bawah kiri dan kanan.
4) Kunci Pengubah (Space Lock)
Gunanya untuk mengunci tuts pengubah, bila kita akan mengetik huruf besar lebih dari satu dan berurutan berikut juga dengan tanda lain dan bits atas.
5) Bilah Spasi (Space Bar)
Gunanya untuk menggunakan jarak antara kata dengan kata, huruf dengan huruf atau   tanda lain.
6) Tuts Tabulator (Tabulator Key)
Gunanya untuk menggeser gandaran pada titik-titik ukuran atau pasak-pasak tabulator    yang telah  ditetapkan.
7) Tuts Kunci Tabulator (Tabulator Stop Set Key)
Gunanya untuk menentukan atau memasang pasak tabulator yang terletak pada  bagian atas dari tuts angka. Biasanya bertanda positif (+)
8) Tuts Pembebas Tabulator ( Tabulator Stop Set Key)
Digunakan untuk membebaskan/menghapus pasak tabulator satu demi satu.   Biasanya bertanda negative (-).
9) Tuts Spasi Pengulang (Repeat Space Bar)
Gunanya untuk memajukan kereta atau gandaran dengan cepat kearah sebelah kiri  dengan ditekan oleh ibu jari tangan kanan ata kiri.
Angka-angka dan tanda-tanda

Pada tiap-tiap mesin tik terdapat angka-angka dan tanda-tanda, angka-angka terdapat di barisan tuts paling atas dan terdiri dari 2 sampai 9, sedangkan nol dan angka satu dapat dibuat dengan menekahn huruf  “o” besar dan hurur “L”
Adapun tanda-tanda yang terdapat pada mesin tik ada 2 (dua) macam. Pertama tanda baca dank e dua tanda kata. Tanda-tanda baca terdiri dari : titik (.), Koma (,) tanda Tanya (?) tanda seru (!) dsb, sedangkan tanda kata terdiri dari tanda aksen (“) tanda ringkas
a.   Papan tuts
 Pada mesin-mesin ketik yang modern kebanyakan mempunyai 4 baris tuts. Baris yang laing atas  untuk angka-angka dan tanda-tanda umum, sedangkan 3 baris di bawahnya untuk hruf-huruf, tanda-tanda baca dan tanda-tanda kata.
b.   Pita Mesin Tik
 Pita yang umum dipegunakan untuk mesin-mesin kantor ialah yang berwarna hitam dan berukuran 13 mm. Pita ini dapat dipakai pada setiap mesin tik model standar. Ada juga yang berukuran 11 mm. Untuk menjaga supaya pita mesin jangan lekas rusak, baiknya diatur demikian; misalnya 1 minggu dipakai yang bagian atas , 1 minggu berikutnya yang bagian bawah.
c.    Karbon
 Karbon ada yang berwarna hitam, biru dan merah, tapi yang banyak dipergunakan di kantor-kantaor adalah yang berwarna hitam. Jika kita mengetik suraaaaat yang membutuhkan tembusan, haruas memakai karbon. Kalau karbon yang dipakai itu terdiri dari satu warna (misalnya hitam semua), maka baiknya kertas yang akan diketik itu diberi nomor-nomor. Umpanya yang bernomor 1 untuk kepala jawatan, bagian 2 untk bagian adminstrasi, nomor 3 untuk bagian pembukuan, nomor 4 untuk arsip dan seterusnya, tetapi untuk membuar fakataur-faktur, order-order pesanan dan formulir-formulir lainnya yang biasanya diketik beberapa rangkap, baiknya faktur-faktur tsb diberi cetakan : original artinya lembaran asli, duplicaat ( lembar ke 2), threeplicaat (lembar ke tiga), quarplicaat (lemar ke empat) dst.
Yang perlu diperhatikan dengan pemakaian karbon-karbon , heandaknya dijaga betul supaya karbon-karbon yanga dipasang jangan sampai ada yang terbalik, sebaiknya sebelum mulai mengetik periksalah dulu, apakah pemasangan karbon tidak terbalik.
d.   Tabulator
 Gunanya atabulator ialah untuk memudahkan kepada kita bila akan mengtik daftar bilangan yang panjang-panjang, kita tentu mengtahui bahwa mengetik daftar angka-angka akan memakan banyak saktu dan seringkali terjadi kesalahan, tetapi dengan memakai tabulataor akan terhindarnya terjadinya kesalahan-kesalahan dan pekerjaan dapata dilakukan secara cepat. Tabulator ada 2 (dua) macam , yaitu :
  1. Tabulator secara satu-satu
  2. Tabulator secara decimal.
Mesin tik yang modern mempunyai tuts yang bertuliskan “TAB” yang aberarti
tabulator, Jika tuts ini kita tekan, kereta akan meluncur ke kiri, kalau kita menghendaki supaya kereta berhenti pada tempat tertentu, maka tuts yang bertuliskan “S” (set) pada saat itulah kereta akan berhenti, tuts yang bertuliskan S terkadang ditulis “Set” atau “Tab Set”  ( atau dengan tanda tambah (+) gunanya untuk menghentikan kereta yang sedang meluncur ke kiri. Ada lagi tuts yang bertuliskan “Teb-Rel atau “Tab Fre” atau “Tab Clear” (atau dengan tang negative (-) artinya untuk melepaskan tabulator.
Pada waktu ini oleh IBM (Internatioanl Business Machine Corporation) telash dibuat mesin tik yang sangat modern, mesin ini dilengkapi dengan alat pembaca elektronik dan dipergunakan khusus untuk pekerjaan tik yang banyak memakai tabulator.
Seperti kita ketahui, pada perusahaan-perusahaan besar seringkali dibuat beribu-ribu daftar angka-angka yang bekolom, untuk mengetik daftar-daftar bilangan atau statistic, para juru tik akan terus menerus menggunakan tabulator. Dengan adanya mesin tik model baru itu, para juru tik sekarang tiadak lagi memukul tabulatos. Formulir –formulir yang akan diketik cukup diberi garis-garis tegak lurus dengan tinta istimewa, yang mengalirkan gerakan ekektronis, sehingga mesin ketik dapat mengerjakan tabulator secra otomatis. Mesin tik model ini dapat dipakai untuk segala macam pekerjaan tik biasa, dan cara menggunakannya tidak begitu sukar.
e.    Sikap pada waktu mengetik
 Sikap yang baikpada waktu mengetik adalah :
  1. Duduklah dengan posisi punggung tegak, tetapi sebaiknya membungkuk sedikit, punggung menyandar pada sandaran kursi.
  2. Duduk tepat di depan mesin tik, jangan miring ke kiri atau ke kanan.
  3. Jari-jari tangan dibengkokan, diletakan di atas barisan huruf yang ke dua (barisan A-S-D-F dst)
  4. Telapak tangan jangan ditempelkan pada mesin tik
  5. Ibu jari diletakan tepat di atas papan spasi berdampingan
  6.  Kaki diletakan di atas lantai berdampingan, paha jangan dirapatkan, luruskan kaki ke bawah, dengan sikap yang sama dan sebaiknya agak menjorok ke muka.
  7. Tangan jangan aterlalu merapat ake badan.
Sumber Pembelajaran 

Monday, September 7, 2015

SEJARAH MESIN TIK

Berikut ini adalah sejarah mesin tik, Ini termasuk salah satu mata pelajaran yang ada di SMK Ranti Mula Bogor.

Mesin ketik atau Mesin tik adalah mesin, atau alat elektronik dengan sebuah set tombol-tombol yang, apabila ditekan, menyebabkan huruf dicetak pada dokumen, biasanya kertas. Dari awal penemuannya sebelum tahun 1870 sampai pada abad 20, mesin ketik banyak digunakan oleh para penulis profesional dan pekerja di kantor. Sejak saat itu, mesin ketik telah menjadi bagian dari bisnis perusahaan dan menjadi produk komersil di seluruh dunia. Walaupun masih populer dengan beberapa profesi, seperti penulis, mesin ketik fungsinya telah teralihkan dengan kehadiran mesin lain. Pada akhir dasawarsa 1980-an, mesin pengolah kata dan komputer pribadi (personal computer) telah menggantikan fungsi mesin ketik di beberapa negara di dunia bagian barat. Walaupun demikian, mesin ketik masih digunakan di beberapa negara tertentu di dunia hingga saat ini.

Sejarah penemuan

Mesin ketik modern merupakan pengembangan dari mesin ketik yang pada awalnya diciptakan secara sederhana dan bertahap. Penemuan teknologi ini melibatkan penemu yang bekerja secara mandiri, baik secara perorangan maupun kelompok, yang menimbulkan persaingan antarpenemu selama beberapa dekade. Seperti penemuan mobil, telepon, dan telegraf, di mana sejumlah orang saling memberikan kontribusi terhadap penemuan mesin ketik ini sehingga pada akhirnya menciptakan suatu produk komersil yang sukses.

Penemuan awal

Penemuan mesin ketik diawali pada tahun 1714, saat Henry Mill memperoleh hak paten karena menciptakan sebuah mesin yang menyerupai mesin ketik. Di samping itu muncul pula penemuan kertas karbon oleh Pellegrino Turri yang merupakan salah satu cikal bakal dari komponen mesin ketik. Pada tahun 1829, William Justin Burt menciptakan sebuah mesin yang disebut “typowriter”, yang dikenal sebagai mesin ketik pertama. Walaupun demikian, mesin ini bekerja lebih lama daripada menulis dengan menggunakan tangan, sehingga Burt tidak dapat menemukan seorang pembeli atau pihak perusahaan yang mau membeli hak paten tersebut. Hal ini menyebabkan mesin itu tidak dapat diproduksi untuk komersil. Mesin ketik ini digunakan dengan cara putaran, bukan tombol-tombol untuk memilih karakter, sehingga disebut “index typewriter”, bukan “keyboard typewriter”.
Pada pertengahan tahun 1800, secara global dapat dilihat adanya peningkatan komunikasi bisnis. Kejadian ini menciptakan kebutuhan akan proses penulisan secara mekanik, sehingga proses menulis menjadi lebih cepat. Pada tahun 1829 sampai 1870, penemuan mesin ketik banyak bermunculan di negara-negara Eropa dan Amerika, namun tidak ada yang berhasil membuat mesin ketik menjadi sebuah produk yang dihasilkan secara komersil. Kemudian pada tahun 1855, Giuseppe Ravizza, seorang berkebangsaan Itali, menciptakan sebuah prototipe mesin ketik. Pada akhirnya, pada tahun 1861, Father Francisco João de Azevedo, seorang pendeta Brazil, menciptakan mesin ketik buatannya sendiri. Penemuan ini menimbulkan klaim bahwa ia adalah seorang penemu sejati mesin ketik. Klaim ini kemudian menimbulkan kontroversi. Di antara tahun 1864 sampai 1867, Peter Mitterhofer, seorang tukang kayu berkebangsaan Austria, berhasil mengembangkan beberapa model mesin ketik dan prototipe ini dapat berfungsi secara penuh pada tahun 1867.

Hansen Writing Ball

Pada tahun 1865, Rev. Rasmus Malling-Hansen menciptakan "Hansen Writing Ball", yang kemudian menjadi mesin ketik pertama yang dijual secara komersil pada tahun 1870. Berdasarkan penjelasan pada buku “Who is The Inventor of The Writing Ball” pada tahun 1865, papan ketik yang digunakan dalam mesin ketik ini terbuat dari keramik. Dalam proses penetapan standar papan ketik tersebut terjadi beberapa tahap eksperimen dalam penempatan tombol-tombol huruf yang berbeda. Eksperimen terhadap penempatan tombol-tombol ini bertujuan untuk mencapai kecepatan menulis yang paling tinggi. Hal ini menyebabkan Hansen Witing Ball merupakan mesin ketik pertama yang dapat memproduksi teks lebih cepat daripada menulis dengan tangan secara manual. Eksperimen terhadap mesin ketik yang ciciptakan oleh Malling-Hansen ini tetap mengalami perkembangan sejak tahun 1870 sampai sekitar tahun 1880.
Mesin ketik pertama kali yang sukses secara komersil diciptakan oleh C. Latham Sholes, Carlos Glidden dan Samuel W. Soule pada tahun 1867. Penemuan ini kemudian memperoleh hak paten dan dibeli oleh E. Remington and Sons, sebuah perusahaan manufaktur.
Walaupun demikian, mesin ini pada awalnya masih memiliki beberapa kekurangan antara lain juru tulis tidak dapat melihat hasil ketikan secara langsung dan adanya kesulitan akan penempatan tuts yang digunakan untuk kembali pada posisi semula. Hal ini kemudian dapat diatasi dengan munculnya “visible typewriters” seperti mesin ketik Oliver pada tahun 1895.

Penjarakan Proporsional

Pada tahun 1941, IBM mendeklarasikan penemuan “Electromatic Model 04”, yang menonjolkan pada konsep revolusioner penjarakan proporsional (proportional spacing). Konsep ini membuat mesin ketik mempunyai jarak yang sama pada setiap karakter yang berbeda, dapat menampilkan hasil ketik, serta memperkenalkan inovasi pita pada mesin ketik yang menyebabkan huruf-huruf yang diketik menjadi lebih tajam sehingga hasil ketik menjadi lebih jelas.

Standarisasi

Mesin ketik manual mencapai desain yang mengalami standardisasi pada tahun 1910. Standarisasi ini antara lain tampak pada bentuk mesin ketik dan penempatan huruf-huruf dalam papan ketik. Inovasi yang muncul adalah penemuan tombol ”shift”. Tombol ini membuat satu tombol dapat mengetikkan dua buah karakter yang berbeda. Tombol ”shift” dapat membuat huruf-huruf menjadi huruf kapital. Di samping itu, tombol ini juga dapat digunakan untuk mengetik simbol-simbol tertentu, salah satunya adalah ”persen” (%).
Adapula model ”Barlet”, yang mempunyai tombol ”shift” ganda sehingga satu tombol mempunyai tiga fungsi yang berbeda. Inovasi ini membawa dampak positif kepada pihak produsen dan konsumen. Antara lain dalam hal pengurangan biaya produksi serta penyederhanaan dalam operasionalisasinya. Hal tersebut menyebabkan tingginya tingkat adopsi akan teknologi ini. Kelemahan dari penemuan tombol ”shift” ini terletak pada mekanismenya, yakni dalam pengoperasiannya membutuhkan tenaga yang lebih besar. Hal ini menimbulkan kesulitan ketika menggunakan tombol tersebut untuk mengetik karakter-karakter tertentu. Kemudian muncul penemuan tombol ”shift lock” yang merupakan cikal-bakal dari tombol ”caps lock”.
Inovasi mesin ketik lainnya muncul pada awal abad ke 20. Pada saat itu, mesin ketik dipasarkan dengan nama ”Noiseless” yang dikembangkan oleh Wellington Parker Kidder dan dipasarkan pada tahun 1917. Pada tahun 1929, mesin ketik ini mulai diproduksi. Penemuan ini gagal karena dianggap tidak berhasil menarik perhatian dan antusiasme konsumen. Dengan adanya kejadian ini maka beberapa peneliti menyimpulkan bahwa bunyi ”klak-klak” yang dihasilkan mesin ketik merupakan preferensi konsumen. Hal ini juga menyatakan bahwa klaim pengoperasian mesin ketik yang ’hening’ adalah tidak benar.

Model Elektrik

Mesin ketik elektrik pertama diproduksi oleh Blickensderfer Manufacturing Company pada tahun 1902. Mesin ketik tipe ini pada awalnya tidak sukses secara komersil karena belum adanya standardisasi listrik dan perbedaan yang ada di tiap kota. Pada tahun 1909, Charles dan Howard Krum mendapatkan hak paten atas penemuannya. Pada tahun 1914 diciptakan sebuah mesin ketik yang dapat dioperasikan dengan daya tertentu. Model mesin ketik elektrik ini menyingkirkan hubungan mekanik langsung antara tombol-tombol dengan elemen yang menyangkut pada kertas. = IBM dan Remington Rand merupakan model mesin ketik yang terkemuka, hingga pada suatu saat IBM memperkenalkan mesin ketik ”IBM Selectric” pada tahun 1961, yang menggantikan typebar dengan typeball. Desain seperti ini memiliki banyak keuntungan antara lain yaitu kemudahan dan kelancaran dalam pengoperasian mesin ketik serta kualitas hasil ketik yang lebih tinggi.
Inovasi selanjutnya yaitu ”Correcting Selectrics”, sebuah fitur yang berfungsi untuk mengoreksi kesalahan pada hasil ketik. Cara kerja sistem ini yaitu selotip yang berada di depan pita karbon film dapat menghapus bubuk hitam pada pada karakter yang diketik di kertas. Ada dua tipe mesin ketik yang mempunyai konsep penjarakan proporsional, yaitu ”IBM Electronic Typewriter 50” dan ”Selective Composer”, yang dilengkapi dengan fitur justifikasi pada margin kanan.

Papan Ketik

Tata letak ”qwerty” pada papan ketik sudah menjadi standardisasi dan tetap digunakan hingga saat ini. Pada tahun 1874, Sholes dan Glidden menciptakan mesin ketik dengan tata letak papan ketik ”qwerty”. Tata letak ini telah menjadi standar dalam mesin ketik dan papan ketik komputer yang berbahasa Inggris. Tipe ”qwerty” disesuaikan di beberapa negara lain, seperti ”qzerty” di Itali, ”azerty” di Perancis, dan ”qwertz” di Jerman. Tata letak ini dianggap kurang efisien karena memperlambat juru tulis dalam mengetik. Walaupun demikian, tata letak seperti ini dapat mengurangi frekuensi typebar yang mengganjal dan macet pada mesin.
Kemudian muncul sejumlah usulan mengenai tata letak yang radikal, seperti “Dvorak”, tetapi tidak ada yang mampu menggantikan ”qwerty”. Mesin ketik ”Blickebsderfer” dengan tata letak ”Dhiatensor” mempunyai kemungkinan sebagai usaha pertama yang mengoptimalkan tata letak mesin ketik untuk keuntungan efisiensi.

SUMBER